Dari sekian banyak manusia
Harus dimulai dari mana
Aku menceritakanmu?
Tak banyak yang ingin kuceritakan. Aku hanya sedang ingin melampiaskan perasaanku dengan menulis, menuliskan sosokmu lewat tuts-tuts keyboard yang kutekan.
2 tahun memang bukan waktu yang sebentar, bukan pula waktu yang lama.
Tapi tetap saja, sebagai gadis petakilan, Tetap Saja Kusebut (Dia) Cinta *plak* *malah promosi buku orang*
Tetap saja aku sudah jatuh, padamu.
Jadi, bagaimana rencanamu melanjutkan pendidikan di Kota Kembang?
Yang harus kamu tahu, sesibuk apapun aktivitasmu, ada yang selalu mendukungmu, sepanjang waktu.
Akhir-akhir ini sering kepikiran rencanamu yang pengin tinggal di kota orang, kalo aku kangen kan repot, hiks :'D
Eh, enggak sih, masih bisa video call, kan? Tapiii, tentu aja, aku mana pernah mau, ditelpon aja masih suka dag-dig-dug, apalagi video call, aku kan malu-malu
By the way, masih inget ini, gak?
(Buku Wanita-Wanita Calon Penghuni Surga. Awal Februari 2014)
(Ini ceritanya pas ulang tahun ke-17. 1 September 2014. Dapet kabar baik, masuk semi-final lomba Bahasa Inggris, trus dapet ini pula, katanya ini asli bikinan sendiri, percaya aja kok percaya :D Duh, hidup berasa kek drama :v)
(Pengen ikut lomba lari, trus tetiba diajak ikut event Samarinda City Run, couple deh jadinya, wkwkwk. Acaranya kelar jam 11, jam 9 malah bubar deluan cari makan, malah dapet menu soto yang banyak daun seledrinya, habislah mangkuk dibikinin pager #NamanyaKitaLaperLaluMelupa :| Akhir tahun 2014)
(Tulisannya masih bisa dibaca, kok. Hahaha. Saking bebalnya otakku di pelajaran Matematika. Pertengahan Mei, menjelang Ujian Nasional 2015)
(Wisuda
Kelulusan Sekolah Menengah. Ini ceritanya udah mau pulang, nyampe
parkiran ditelpon, alhasil poto wisudaan di parkiran. Gapapa, ini
parkiran hotel kok. Sekali lagi, INI PARKIRAN HOTEL KOK. Biar keliatan
elit. 6 Mei 2015)
(Percakapan absurd selepas senja. Namanya kita lagi stress gegara SBMPTN 2015 :'( 3 Juni 2015)
Mataku mulai terasa basah. Tapi aku sadar, aku dan kamu harus menatap masa depan. Benar, aku hanya tak ingin kehadiranku menjadi pion kecil yang menghalangi langkahmu menuju impianmu.
Jadi, lebih baik aku mendekati Tuhan kita, mengemis mentakdirkan kita untuk bersama dan bersatu untuk saling beriringan ke manapun. Bila memang bukan dirimu, pokoknya harus dirimu! Terlalu memaksa, memang, tapi bukan itu maksudku. Bila memang bukan dirimu, setidaknya aku bersyukur telah dipertemukan dan diperkenalkan dengan sosokmu yang dikagumi teman-teman. Jealous? ENGGAK KOK ENGGAK Mengetahui dirimu memang seperti yang aku pikirkan, justru aku semakin mengagumimu.
Aku terlalu puitis, ya? Maaf, bila itu membuatmu ingin muntah. Muntahkan saja. Menurutku, aku yang puitis dan kamu yang humoris tapi jatohnya jayus adalah perpaduan paling absurd yang kuketahui, tapi juga sweet, kembang gula mah lewat~~~
"...Aku tahu, tak ada yang lebih nyaman dari rindu yang akhirnya
dipertemukan. Jadi kubiarkan saja perasaan yang menggebu-gebu ini terus
berkobar hingga saatnya ada ledakan yang akhirnya membuatku lega.
Percayalah, aku hanya ingin kamu tahu, bukan terbalaskan."
Don't promise that you're gonna write
Don't promise that you'll call
Just promise that you won't forget we had it all
(Summer Love by One Direction)
Thank you for being you.
Dariku,
Yang merindukanmu di siang bolong.






wah bagus ni buat inspirasi temen gua yang sekelas sama gua.dy jga suka nih bikin ginian
BalasHapussayangny dia sering nagihin utang gua ya sdh lah lupakan .tp skrg gua nda bakal ngutang lagi soalny gua udah gak sekelas sama dy lg haha #DeramaBangetBukan
Bikin Eneng sedih aja kalo masih ngomongin utang pulsa, hiks :'(
Hapusterhura kakak, de.
BalasHapusIh, kamu alay!
Hapus*high five*
*ternyata alay-nya sama*
#YEAY #ADA #TEMAN